Past Tense TOEFL, Pelajari Hal Berikut Ini

Past Tense tentu aakn sering ditemukan dalam tes TOEFL. Dalam tes TOEFL, kemampuan dalam memahami dan menggunakan tenses merupakan salah satu aspek penting yang diuji. Salah satu tenses yang sering muncul dan penting dalam tes TOEFL adalah past tense, juga dikenal sebagai bentuk lampau. Past tense digunakan untuk menyatakan kejadian atau situasi yang terjadi di masa lampau.

Penguasaan past tense yang baik sangat penting dalam tes TOEFL karena banyak cerita atau teks berbahasa Inggris yang menggunakan waktu lampau. Peserta diuji dalam kemampuan mereka untuk memahami, menganalisis, dan merespons teks-teks tersebut. Dalam pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan cerita atau teks masa lampau, peserta diharapkan dapat mengidentifikasi kejadian-kejadian yang terjadi di masa lampau serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan konteks tersebut.

Penguasaan past tense tidak hanya melibatkan pemahaman bentuk-bentuk dasar, seperti simple past, tetapi juga pemahaman tentang penggunaan bentuk-bentuk lainnya, seperti past continuous, past perfect, dan past perfect continuous. Pemahaman yang baik tentang penggunaan tenses ini akan memungkinkan peserta tes TOEFL untuk menyusun kalimat yang tepat dan menjawab pertanyaan dengan akurat.

Untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan past tense dalam tes TOEFL, disarankan untuk membaca dan mempraktikkan lebih banyak teks berbahasa Inggris yang menggunakan waktu lampau. Melalui membaca teks-teks tersebut, peserta akan terbiasa dengan penggunaan past tense dalam konteks yang berbeda. Selain itu, berlatih dengan soal-soal latihan yang berkaitan dengan past tense akan membantu memperkuat pemahaman dan penguasaan tenses ini.

Menguasai past tense dalam konteks tes TOEFL akan memberikan keuntungan kepada peserta dalam menjawab pertanyaan dengan tepat, memahami isi teks secara keseluruhan, dan mengungkapkan ide-ide dengan jelas dan terstruktur. Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk meluangkan waktu untuk mempelajari dan berlatih penggunaan past tense guna mencapai skor yang diinginkan dalam tes TOEFL.

Bentuk dasar dari past tense adalah simple past atau bentuk lampau. Bentuk ini digunakan untuk menyatakan kejadian tunggal atau kebiasaan yang terjadi di masa lampau. Contoh kalimatnya adalah “She studied English last night” (Dia belajar bahasa Inggris semalam) atau “They went to the beach last summer” (Mereka pergi ke pantai musim panas lalu).

Dalam simple past, kata kerja utama ditambahkan dengan akhiran “-ed” untuk kata kerja beraturan. Misalnya, “worked” (bekerja), “talked” (berbicara), atau “played” (bermain). Namun, perlu dicatat bahwa kata kerja tak beraturan memiliki bentuk yang berbeda dalam simple past. Contoh kata kerja tak beraturan dalam simple past antara lain “went” (pergi), “ate” (makan), atau “saw” (melihat).

Pemahaman dan penguasaan bentuk dasar simple past serta perbedaan antara kata kerja beraturan dan tak beraturan dalam bentuk ini sangat penting dalam tes TOEFL. Peserta diuji dalam kemampuan mereka untuk mengenali, menggunakan, dan merespons kalimat-kalimat dengan simple past serta mengidentifikasi kata kerja yang sesuai dengan konteks waktu lampau. Melalui pemahaman yang baik tentang simple past, peserta dapat menyusun kalimat dengan tepat dan memberikan jawaban yang akurat dalam tes TOEFL.

Selain simple past, terdapat juga bentuk-bentuk past tense yang lebih kompleks dalam bahasa Inggris, yaitu past continuous, past perfect, dan past perfect continuous. Ketiga bentuk ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang lebih spesifik dalam masa lampau.

Past Continuous (lampau berkelanjutan): Bentuk ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang sedang berlangsung di masa lampau. Dalam past continuous, digunakan kata kerja “to be” dalam bentuk lampau (was/were) yang diikuti oleh kata kerja dengan tambahan “-ing”. Contoh: “She was reading a book when the phone rang” (Dia sedang membaca buku ketika telepon berdering).

Past Perfect (lampau sempurna): Past perfect digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi sebelum kejadian lain di masa lampau. Bentuk ini terbentuk dengan menggunakan “had” diikuti oleh kata kerja utama dalam bentuk lampau (past participle). Contoh: “He had already eaten when his friend arrived” (Dia sudah makan ketika temannya tiba).

Past Perfect Continuous (lampau sempurna berkelanjutan): Bentuk ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang berlangsung dalam rentang waktu tertentu di masa lampau sebelum kejadian lain terjadi. Dalam past perfect continuous, digunakan “had been” diikuti oleh kata kerja dengan tambahan “-ing”. Contoh: “They had been playing tennis for two hours before it started raining” (Mereka telah bermain tenis selama dua jam sebelum hujan mulai turun).

Penguasaan terhadap bentuk-bentuk past tense yang lebih kompleks ini penting dalam tes TOEFL. Peserta tes diuji dalam kemampuan mereka untuk mengidentifikasi, menggunakan, dan merespons kalimat-kalimat dengan bentuk-bentuk past tense ini. Melalui pemahaman yang baik tentang past continuous, past perfect, dan past perfect continuous, peserta dapat menyusun kalimat dengan tepat dan memahami cerita atau teks berbahasa Inggris yang menggunakan waktu lampau secara lebih mendalam.

Penguasaan past tense tidak hanya melibatkan pemahaman bentuk-bentuknya, tetapi juga kemampuan dalam mengidentifikasi konteks dan menyusun kalimat yang tepat dengan menggunakan past tense. Dalam tes TOEFL, peserta akan diuji melalui pertanyaan-pertanyaan seperti melengkapi kalimat dengan bentuk past tense yang tepat, menjawab pertanyaan tentang cerita yang menggunakan waktu lampau, atau menggambarkan gambar yang menunjukkan kejadian masa lampau.

Untuk memperbaiki penguasaan past tense dalam TOEFL, disarankan untuk membaca dan mempraktikkan lebih banyak teks berbahasa Inggris yang menggunakan waktu lampau. Latihan ini akan membantu meningkatkan pemahaman dan kefasihan dalam mengenali dan menggunakan past tense secara tepat. Selain itu, mempelajari pola-pola umum dan kata kerja tak beraturan dalam past tense juga sangat penting.

Dengan pemahaman yang baik mengenai past tense, peserta tes TOEFL akan dapat menghadapi dengan lebih percaya diri bagian-bagian tes yang membutuhkan kemampuan dalam mengenali, menggunakan, dan menjawab pertanyaan tentang waktu lampau.

Tambahan tips untuk menguasai Past Tense dalam TOEFL:

Pelajari Pola Regular dan Irregular: Pola regular dalam past tense melibatkan penambahan akhiran “-ed” pada kata kerja beraturan. Namun, ada juga kata kerja tak beraturan yang memiliki bentuk lampau yang tidak mengikuti pola tersebut. Mempelajari dan menghafal pola-pola umum dan kata kerja tak beraturan dalam past tense akan membantu kamu menggunakan bentuk yang tepat.

Baca Teks Berbahasa Inggris: Membaca teks berbahasa Inggris, seperti artikel, cerita pendek, atau buku, yang menggunakan waktu lampau akan membantu kamu terbiasa dengan penggunaan past tense dalam konteks yang berbeda. Perhatikan bagaimana penulis menggunakan past tense dan coba pahami maknanya. Hal ini akan membantu meningkatkan pemahaman kamu tentang konteks dan penggunaan past tense.

Perhatikan Adverb of Time: Adverb of time adalah kata keterangan yang mengindikasikan waktu dalam kalimat. Ketika menggunakan past tense, penting untuk memperhatikan adverb of time yang digunakan, seperti “yesterday,” “last week,” atau “in 1990.” Adverb of time membantu menentukan kapan kejadian terjadi dalam masa lampau dan membantu menyusun kalimat yang tepat.

Gunakan Konteks Secara Keseluruhan: Saat menjawab pertanyaan atau melengkapi kalimat dengan past tense, jangan hanya berfokus pada kata kerja yang harus diubah menjadi bentuk lampau. Perhatikan konteks secara keseluruhan, seperti subjek, objek, dan kata keterangan, untuk memastikan keselarasan dalam penggunaan past tense.

Praktikkan dengan Soal Latihan: Melakukan latihan dengan soal-soal latihan TOEFL yang berfokus pada past tense akan membantu meningkatkan kemampuan kamu. Terbiasa dengan format dan jenis pertanyaan yang berkaitan dengan past tense akan memperkuat pemahaman dan kefasihan kamu dalam mengaplikasikannya.

Gunakan Kamus atau Sumber Referensi: Jika kamu ragu tentang bentuk past tense suatu kata kerja, jangan ragu untuk menggunakan kamus atau sumber referensi bahasa Inggris. Kamus atau sumber referensi akan memberikan informasi yang akurat mengenai bentuk lampau kata kerja yang ingin kamu gunakan. Jangan lupa juga untuk melakukan latihan soal-soal tes disini ya.

Dengan pemahaman yang kuat tentang past tense, dan melalui latihan dan pemantapan, kamu akan dapat menguasai penggunaan dan pemahaman past tense dalam konteks tes TOEFL. Penting untuk meluangkan waktu untuk mempelajari dan berlatih menggunakan past tense secara efektif agar dapat mencapai skor yang diinginkan dalam tes TOEFL.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Scroll to Top